Apakah Anda Berani Gagal?

berani gagal dan mencoba

berani gagal dan mencoba

WIRALINK – Apakah Anda Berani Gagal? Tentu semua orang ingin menggenggam sukses dan tidak mau menerima kegagalan karena berat rasanya ketika kita mendapat predikat sebagai ‘pecundang’ alias orang yang kalah dan gagal. Tetapi, jika kita ingin menjadi seorang wirausaha mandiri maka kita harus merubah mindset dan belajar untuk ‘berani gagal’ ketika (misalnya) bisnis tidak bisa berjalan sesuai rencana.

Saya ingat, dahulu istilah ‘Berani gagal’ menjadi sangat populer ketika diangkat oleh Billi Lim, seorang motivator sukses dari Negeri Jiran, Malaysia. Saya pernah mengikuti seminar nya di Jakarta. Sungguh memberikan motivasi untuk terus bergerak maju dan melangkah  pasti dengan penuh semangat. JIKA HARI INI AKU GAGAL MAKA ESOK ATAU LUSA AKU HARUS BISA MERAIH SUKSES!

Anda sudah membaca Kisah Gajah? Apa yang anda rasakan? Jika anda begitu bersemangat untuk memutuskan tali pengikat dan meninggalkan kandang gajah yang nyaman maka artinya anda harus siap-siap untuk belajar dan berani gagal.

Apakah kita harus Gagal terlebih dahulu sebelum berhasil dalam bisnis wirausaha? Semua orang  secara naluriah menginginkan dan berharap agar usahanya bisa berhasil (sukses). Tetapi,  dalam perjalanan bisnis, seringkali harapan berbeda dengan kenyataan.

Bisnis adalah sebuah perjalanan dan perjuangan panjang yang terus menerus untuk meraih sukses dan keberhasilan. Banyak orang sukses yang harus merasakan kegagalan demi kegagalan yang menyakitkan dan melemahkan semangat untuk terus berjuang. Orang sukses adalah orang yang mampu dan cepat bangkit dari kegagalannya dan bukan orang yang tidak pernah merasakan kegagalan.

Kesuksesan sebuah bisnis membutuhkan perjuangan yang tidak kenal lelah. Inovasi, kreatifitas, kegigihan dan semangat pantang menyerah merupakan kunci-kunci sukses bisnis yang harus dipegang teguh. (1)

Siapa saja yang pernah merasakan arti ‘gagal’? Ini beberapa diantaranya :

  • R.H. Macy – seorang pebisnis top di Amerika, sebelum tokonya di New York berkembang sukses ia telah mengalami kegagalan sebanyak tujuh kali.
  • Kolonel Sanders tidak akan pernah membuat kamu memakan menu KFC jika ia tidak gagal 1.009 kali dalam menawarkan resepnya .

Lalu, apa yang harus kita lakukan jika menemukan kegagalan bisnis?

“JANGAN MENGELUH! Ingat, Keluhanmu Tidak akan Mengubah Takdirmu . Tapi syukurmu, bisa jadi.”

Mengeluh pada saudara, teman atau tetangga saat mengalami gagal bisnis adalah wajar. Tetapi, jika hanya bisa mengeluh dan terlambat untuk bangkit, apakah lalu nasib kita akan berubah menjadi pebisnis sukses? TIDAK! Mengeluh akan kegagalan bisnis hanya akan menjadikan kita menjadi manusia lemah yang meminta belas kasihan orang lain. Dan, (maaf) hal ini sungguh memalukan!

Mengeluh tidak akan mengubah takdir! Percayalah, Tuhan selalu punya rencana yang terbaik untuk kita.

Ketika pertama kali terjun ke dunia wirausaha maka kita bagaikan seorang anak kecil yang sedang mencoba untuk berdiri tegak sebelum akhirnya bisa berjalan dan berlari cepat. Ingatlah saat-saat indah ketika seorang anak kecil mencoba memulai ‘sesuatu’ hal yang baru walaupun terlihat sederhana bagi kita yang sudah dewasa ini.

1. Berani mencoba.
Apakah anak kecil hanya akan merangkak terus dan menjadi penonton untuk sebuah pertunjukan berdiri, berjalan dan berlari? Tidak! Anak kecil mencoba berdiri dengan berpegangan pada barang apapun yang ada di sekitarnya. Ketika dia fokus untuk belajar berdiri maka dia akan mencoba segala cara untuk mewujudkannya. Anak kecil berani mencoba untuk berdiri!

2. Jatuh Bangun
Anak kecil akan terjatuh dalam posisi duduk atau terbaring yang kadang diikuti dengan tangisan. Tetapi, proses untuk berdiri adalah proses perjuangan, sehingga tak ada kata lelah untuk bangkit berdiri lagi meski kemudian dia harus terjatuh.

3. Mencari pegangan.
Anak kecil akan memanfaatkan pinggiran kasur, dinding, kursi, lemari, kaki meja, kusen pintu, dan semua benda nyang dia anggap bisa ia jadikan tempat ia berpegangan untuk menopangnya berdiri.

4. Tersenyum puas.
Ketika akhirnya seorang anak kecil bisa berdiri tegak maka dia akan tersenyum puas dengan rasa bangga dan bahagia karena perjuangannya sudah membuahkan hasil. Kini saatnya bergerak ke episode selanjutnya yaitu belajar berjalan dan berlari cepat mengejar mimpinya. (2)

Apa yang anda rasakan?

Jika membaca tulisan sederhana ‘Berani Gagal’ diatas, yakinlah bahwa semua ini memerlukan keberanian, semangat tak kenal lelah, pantang menyerah yang berlangsung secara terus menerus. Begitulah dunia wirausaha yang merupakan proses jangka panjang. Apakah Anda Berani Gagal untuk terjun ke dunia wirausaha mandiri? Pilihan di tangan anda. (RHRM / Herry)

DISCLAIMER :

  1. Boleh menyebar-luaskan artikel ini asal mencantumkan sumbernya
  2. DILARANG MENJUAL-BELIKAN (MENGAMBIL KEUNTUNGAN EKONOMIS) DARI ARTIKEL INI TANPA IJIN PENULIS
  3. Tulisan ini hanya ulasan, cara pandang dan penjabaran dalam bahasa sederhana yang saya ketahui sebatas kemampuan. Maaf, saya tidak bermaksud menggurui.  Jika anda suka, silahkan share untuk dibaca teman-teman yang lain. Semoga tulisan ini bisa membawa manfaat kebaikan untuk kita bersama.

Referensi :
(1) Majalah Wirausaha Dan Keuangan
(2) http://www.ads-id.com/forums/entry.php/303-Belajar-Berdiri

3 Responses

  1. […] saya harus berjualan dan menawarkan produk yang saya hasilkan untuk membesarkan bisnis saya. Soal berhasil atau gagal biarlan Tuhan YME yang menentukannya. […]

  2. […] bisnis kecil-kecil yang Insya Allah mempunyai peluang bagus. Silahkan baca tulisan saya soal ‘Berani Gagal‘ sebagai pegangan buat pebisnis […]

  3. “JANGAN MENGELUH! Ingat, Keluhanmu Tidak akan Mengubah Takdirmu . Tapi syukurmu, bisa jadi.”

    Oke banget mas bro kata2 ny😉
    Sip deh ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: